Jakarta (Humas MTsN 2 Jakarta Selatan) — Keluarga besar MTs Negeri 2 Jakarta Selatan turut menghadiri kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, menumbuhkan rasa syukur atas nikmat persatuan bangsa, serta memanjatkan doa demi kemajuan dan keberkahan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan mewarnai rangkaian acara yang diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, termasuk keluarga besar madrasah di bawah naungan Kementerian Agama.
Kehadiran keluarga besar MTs Negeri 2 Jakarta Selatan dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen madrasah dalam menanamkan nilai-nilai religius sekaligus memperkuat semangat kebangsaan. Zikir dan doa bersama menjadi pengingat bahwa persatuan, kedamaian, dan kemajuan bangsa tidak hanya dibangun melalui usaha dan kerja keras, tetapi juga melalui ikhtiar spiritual dengan memohon pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT. Semangat tersebut selaras dengan nilai-nilai yang terus ditanamkan dalam kehidupan madrasah.
Kegiatan ini juga mencerminkan semangat Kementerian Agama dalam memperkuat harmoni antara nilai keagamaan dan kecintaan terhadap tanah air. Melalui zikir dan doa bersama, seluruh peserta diajak untuk merenungkan pentingnya menjaga persatuan, mempererat ukhuwah, serta membangun Indonesia yang damai, maju, dan sejahtera. Momentum ini menjadi pengingat bahwa setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi sesuai dengan perannya dalam mewujudkan masa depan bangsa yang lebih baik.
Kepala MTs Negeri 2 Jakarta Selatan, Sri Setiti, menyampaikan bahwa kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi sarana untuk memperkuat keimanan sekaligus menumbuhkan rasa cinta kepada bangsa dan negara. Menurutnya, madrasah memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter religius, nasionalis, dan berakhlak mulia. Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh dari kegiatan tersebut dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Melalui Zikir dan Doa Kebangsaan ini, kita diingatkan bahwa cinta kepada tanah air harus berjalan beriringan dengan kedekatan kepada Allah SWT. Semoga ikhtiar dan doa yang kita panjatkan menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia untuk terus maju, hidup dalam persatuan, serta senantiasa diberi keberkahan, kedamaian, dan keselamatan. Mari kita jadikan momentum ini sebagai penguat semangat dalam memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa melalui pendidikan yang berkualitas dan berkarakter," ujar Sri Setiti. Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Taufik Husein, mengatakan bahwa kegiatan ini memberikan makna yang mendalam bagi seluruh keluarga besar madrasah. "Zikir dan doa bersama bukan hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga menguatkan rasa persaudaraan, kepedulian, dan tanggung jawab kita sebagai warga negara. Semoga semangat kebersamaan ini terus tumbuh dan menginspirasi seluruh warga madrasah untuk menjadi pribadi yang beriman, berilmu, dan mencintai Indonesia," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, keluarga besar MTs Negeri 2 Jakarta Selatan turut memanjatkan doa untuk Indonesia agar senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, persatuan, dan kemajuan di segala bidang. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya kepada para pemimpin bangsa, menjaga persaudaraan di tengah keberagaman, serta memberikan kekuatan kepada seluruh masyarakat untuk terus bergotong royong membangun Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat. Semoga generasi penerus bangsa tumbuh menjadi insan yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, dan mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan, MTs Negeri 2 Jakarta Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program-program yang memperkuat karakter religius dan semangat kebangsaan. Diharapkan nilai-nilai keimanan, persatuan, dan cinta tanah air yang diperoleh dari kegiatan ini dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh warga madrasah. Dengan doa, ikhtiar, dan kebersamaan, Indonesia diharapkan senantiasa menjadi bangsa yang damai, maju, serta diberkahi oleh Allah SWT. (nr)